Bersitegang: panitia berdiskusi dengan kelompok waria sebelum diberangkatkan menjadi peserta gerak jalan di depan garis start Pendopo Bupati Sampang, Rabu (8/8/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Lomba gerak jalan yang digelar Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang, Madura, Jawa Timur dalam rangka memperingati HUT RI ke-73, mendadak bersitegang, Rabu (8/8/2018).

Ketegangan muncul setelah panitia terpaksa membubarkan barisan dua regu peserta gerak jalan. Dua regu tersebut dari kelompok waria dengan nomor peserta 206 dan 258.

Panitia beralasan setiap peserta wajib mengenakan pakaian yang selayaknya dan beretika dalam menyambut Hari Kemerdekaan RI.

“Terpaksa tidak bisa diberangkatkan karena regu waria ini tidak sesuai komitmen awal, seperti identitas KTP, kalau laki-laki pakaian layaknya seorang laki, tapi ini tidak,” ujar Kabid Olahraga Disporabudpar Sampang, Ainur Rofik, Rabu (8/8/2018).

Pantuan di lokasi, munculnya regu waria membuat panitia kebingungan. Di satu sisi, mereka sudah berada di antrean barisan peserta. Sedangkan, panitia tak mau kegiatan lomba gerak jalan tercoreng atas ulah para waria.

Saling tuding untuk membubarkan regu waria pun muncul. Mulai dari panitia Disporabudpar, pihak keamanan, hingga Satpol PP. Petugas akhirnya bersama-sama turun tangan.

Padahal, dari sekian ratusan peserta gerak jalan, dua regu waria ini memang sangat ditunggu oleh masyarakat. Selain karena keunikan dan aksi lucunya, mereka juga berdandan menor layaknya seorang wanita cantik lengkap dengan hiasan topi.

Singkat cerita, dua regu waria ini akhirnya diperbolehkan panitia mengikuti lomba gerak jalan. Dengan catatan tanpa mengenakan nomor peserta. Regu ini menjadi peserta terakhir dari para peserta lainnya.

Ironisnya, ketika kelompok minoritas tersebut mempersiapkan baris berbaris, Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto bersama pejabat lainnya langsung membubarkan diri dan terkesan acuh tak acuh.

“Sudah capek mau masuk, biar itu (regu waria-red) diberangkatkan,” singkat Jonathan meninggalkan pertanyaan wartawan.

Saat regu waria muncul, masyarakat yang melihat langsung mengerumuni regu tersebut. Siulan dan teriakan pun bermunculan dari penonton. Tak sedikit penonton juga mengabadikan melalui kamera handphone.

“Tak hanya dua regu waria itu, panitia juga tidak memberangkatkan nomor peserta 230 karena pakaiannya bukan kategori penilaian panitia yaitu berdandan ala tengkorak dan seperti ada bercak darah,” jelas Kabid Penegakan Perda dan Ketertiban Umum Satpol PP Sampang Choirijah.

Untuk diketahui, lomba gerak jalan yang digelar Pemkab Sampang menyambut HUT RI ke-73 itu diikuti sebanyak 271 peserta dengan jarak tempuh sepanjang 5,7 kilometer.

Dari 271 peserta, meliputi tingkat SD/MI 187 yang dilaksanakan 7 Agustus. Sedangkan, tingkat SMP 108 peserta, SMA 90 peserta, dan umum 73 peserta. Mereka diberangkatkan hari ini 8 Agustus di depan Pendopo Sampang.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.