Kadisdik Pamekasan Moch Tarsun

Pamekasan, (Media Madura) – Gerakan Literasi Sekolah (GLS) belum berjalan maksimal di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Buktinya, GLS yang merupakan program dari Dinas Pendidikan (Disdik) setempat itu realisasinya belum 100 persen.

GLS sendiri adalah membaca buku bagi siswa selama 15 menit sebelum mata pelajaran berlangsung.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan, Moch. Tarsun mengaku jika telah menginstrusikan kepada semua sekolah-sekolah negeri agar GLS ini diterapakan. Hanya, menurutnya, belum sesuai harapan.

“Kalau di sekolah-sekolah negeri GLS ini telah mencapai 60 persen. Namun, untuk sekolah swasta masih belum terlaksana,” terang Much. Tarsun, Selasa (31/7/2018).

Tarsun menjelaskan, pihaknya telah menyusun juklak dan juknis soal GLS tersebut. Sementara, untuk sarana fisik perpustakaan nantinya akan menggunakan Dana Alokasi khusus (DAK).

“Semoga ke depan GLS ini berjalan dengan baik. Karena ini juga sangat penting untuk siswa dan siswi,” tambahnya.

Reporter: Zubaidi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.