Komisioner KPU Sumenep, Malik Mustofa

Sumenep, (Media Madura)  – Hingga Selasa (17/7/2018) pukul 15.15 WIB, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur baru menerima dua Partai Politik (Parpol) yang mendaftar Bakal Calon Legislatif (Bacaleg).

Padahal hari ini merupakan masa terakhir pendaftaran Bacaleg dari masing-masing parpol untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 mendatang.

Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Legislatif 2019. Pileg akan berlangsung bersamaan dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada 17 April 2019.

“(Hingga sore ini) baru dua partai yang mendaftar. Kemarin Partai NasDem, dan hari ini PKPI,” kata Komisioner KPU Sumenep, Malik Mustofa, Selasa (17/7/2018) sore. 

Namun meski baru dua partai dari belasan partai peserta Pemilu yang mendaftar hingga hari terakhir ini, Malik optimis akan banyak parpol menyusul untuk juga mendaftarkan para bacalegnya.

“Ya mungkin parpol masih menyiapkan berkas-berkas persyaratannya, karena mendaftarnya gak bisa sendiri-sendiri, harus kolektif satu parpol. Lagi pula, batas akhir pendaftaran masih pukul 00.00 WIB nanti malam,” jelasnya. 

Malik menerangkan, mekanisme pendaftaran Bacaleg dimulai ketika parpol mendaftar ke KPU, lalu diperiksa oleh Tim Verifikasi. Setelah itu, apabila persyaratannya dinyatakan lengkap, baru akan diberikan tanda terima oleh KPU.

“Setelah itu dilanjutkan kelengkapan dukumen Caleg. Kemudian dilakukan keabsahan dukumen,” terangnya.

Sesuai aturan, sambung Malik, pada Pileg 2019 kuota Bacaleg perempuan minimal setiap parpol 30 persen. Kemudian Bacaleg harus didaftarkan versi online dan offline. 

“Jadi, selain secara manual, data bacaleg harus dimasukkan di online melalui sistem informasi pencalonan (Silon),” tandasnya. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.