Sumenep, (Media Madura) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menanghung beban cukup besar untuk penerangan jalan umum (PJU).

Menurut Kabid Pengembangan dan Keselamatan Dishub setempat, Edy Purwanto, sejak bulan Januari hingga Juni 2018 ini, pihaknya harus membayar beban PJU rata-rata Rp. 1,5 miliar setiap bulan. 

“Sebenarnya tahun ini sudah ada penurunan dari tahun 2017 lalu, dimana beban biaya yang harus kami bayar pada tahun lalu Rp. 1,8 miliar tiap bulan,” ungkapnya, Senin (16/7/2018).

Kata Edy, di Sumenep ada sekitar 4000 titik lebih, dan pada tahun-tahun kedepan diprediksi beban tersebut akan terus turun seiring adanya program meterisasi, yakni beban dihitung dengan cara menghitung beban setiap titik. 

“Jadi, sistem meterisasi ini penghitungan akan jelas setiap titiknya. Kalau dari dulu kita kan pakai sistem taksasi, yakni menghitungnya general, dipakai atau tidak dipakai, dan beban besar sekali,” jelasnya. 

Disamping itu, penurunan beban juga disebabkan banyaknya pergantian dari lampu biasa ke lampu LED. Menurut Edy, LED meski cahayanya lebih terang, beban biaya justru lebih murah. 

“Biaya PJU ini memang sangat besar. Oleh sebab itu, dengan adanya perubahan-perubahan diatas, beban kita untuk membayar PJU ini akan terus menurun,” harapnya. 

Reporter : Rosy
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.