Ilustrasi Kantor KPU. (Ryan Hariyanto/MM).

Sumenep, (Media Madura) – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura,Jawa Timur, Malik Mustofa mengatakan, ada beberapa kategori orang yang dilarang mengikut Pemilu Legistif (Pileg) 2018 mendatang.

Ia yang dilarang nyaleg diantanra mantan narapidana kasus korupsi dan pelaku kejahatan seksual pada anak (fedofil). Kata Malik, larangan diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Mikanisme Pencalonan DPRD Kabupaten/Kota.

“Kami sudah mensosialisasikan pada semua pemimpin Parpol (Partai Politik) peserta Pemilu di Sumenep soal aturan baru ini,” ungkapnya, Selasa (3/7/2018).

Malik mengakui, pemberlakun PKPU tersebut memang tergolong lambat. Karena sebelum ditetapkan oleh KPU Pusat, sempat terjadi pro kontra, terlebih larangan terhadap mantan narapidana korupsi.

“Makanya sosialisasi di daerah bisa dikatakan mendadak juga,” imbunhnya.

Sementara itu, sesuai Surat Edaran dari KPU Sumenep Nomor 588/PL.01.4-Pu/3529/KPU-Kab/VII/2018, Pengajuan Bakal Calon Legislatif dilaksanakan selama 14 hari terhitung sejak 4 Juli 2018, diantara pernyaratamnya, umur bakal calon DPRD minimal 21 tahun terhitung sejak pengajuan diterima KPU.

Reporter : Rosy
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.