Ketua Komisi II, Nurus Salam

Sumenep, (Media Madura) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menyebut predikat opini Wajar tanpa Pengecualan (WTP) tidak otomatis pemerintah itu bersih.

Ketua Komisi II, Nurus Salam menyebutkan, di beberapa daerah yang juga mendapatkan opini WTP tidak terbebas dari persoalan administrasi keuangan.

“Kami apresiasi prestasi pemerintah tahun ini yang akhirnya lepas dari kutukan WDP (wajar dengan pengecualian). Tapi, di beberapa daerah WTP tidak otomatis bersih,” ujarnya, Senin (4/5/2018).

Sehingga, kata Oyok, panggilan karib Nurus Salam, raihan opini WTP menjadi pemicu semangat pemerintah untuk benar-benar menciptakan pemerintahan yang good goverment.

“Jadi tantangannya ke depan, tidak hanya sekedar harus dipertahan, tapi dibuktikan bahwa pemerintah benar-benar telah menyelengarakan pemerintahan yang perofesional dan akuntabel,” ungkapnya.

Labih jauh legislator Gerindra ini juga meminta agar pemerintah secepatnya menyelesaikan persoalan-persoalan yang belum tuntas, seperti masalah aset yang sampai saat ini masih banyak yang buram.

Seperti diketahui, keuangan Pemkab Sumenep akhirnya meraih opini WTP dari BPK RI setelah 6 tahun hanya berkutat di predikat WDP.

WTP diberikan atas hasil audit yang diterbitkan atas laporan keuangan, yang dianggap memberikan informasi yang bebas dari salah saji material.

Opini WTP atas audit keuangan Sumenep tahun 2017 dari BPK RI diterima langsung Bupati Sumenep A. Busyro Karim di Kantor BPK perwakilan Jawa Timur, Kamis (31/5/2018).

“Keberhasilan opini WTP itu adalah bentuk ikhtiar dan kerja keras Pemkab Sumenep dalam menciptakan pemerintahan yang akuntabel dan transparan,’ kata Bupati Sumenep, Jum’at (1/6/2018).

Bupati dua periode ini pun mengapresiasi kinerja komponen Pemkab, dan menyatakan jika prestasi tersebut adalah buah dari komitmen semua pihak dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel dan profesional.

“Diharapkan prestasi tersebut tidak membuat puas kalangan birokrasi Sumenep, karena mempertahankan prestasi tersebut jauh Iebih berat,” ungkapnya.

Istimewanya lagi, pada kesempatan yang sama, Bupati Sumenep jga dipercaya mewakili Bupati dan walikota di Jawa Timur, untuk memberikan review terhadap kinerja BPK selama ini, sekaligus berbagi pengalaman kesuksesan Sumenep meraih WTP.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.