Ilustrasi / google

Pamekasan (Media Madura) – Sebanyak 80 berstatus sebagai wilayah darurat kekeringan di Kabupaten Pamekasan Madura, Jawa Timur.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, wilayah terdampak kekeringan pada tahun 2016 ada 80 desa yang terdiri dari 323 dusun.

Sementara pada tahun 2017 angkanya masih tetap, hanya beberapa dusun yang sebelumnya kekeringan sudah terbebas, yakni 80 desa yang terdiri dari 310 dusun.

Kepala BPBD Pamekasan Akmalul Firdaus menyampaikan, status wilayah terdampak kekeringan itu sudah berdasarkan unsur kajian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur. ”Tahun ini kami belum mengetahui karena baru akan dijalani,” ucapnya

Anggota Komisi III DPRD Pamekasan Mohammad Tharmom meminta pemkab benar-benar memperhatikan wilayah terdampak kekeringan.

“Harus ada penanganan khusus. Terutama suplai air bersih yang bisa membebaskan suatu wilayah dari kekeringan. Bagi masyarakat yang merasakan, ketersediaan air bersih sungguh sangat dibutuhkan,” pungkasnya.

Reporter : Zubaidi
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.