Suli Faris

Pamekasan, (Media Madura) – Surat Keputusan (SK) pelantikan Pejabat (Pj) bupati Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur hingga kini belum ada kejelasan, sejak Wakil Bupati, Khalil Asy’ari berakhir masa jabatannya, pada 21 April lalu.

Kondisi tersebut membuat Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Suli Faris angkat bicara. Menurutnya, hingga saat ini Gubernur Jawa Timur belum juga menunjuk Pj untuk mengisi kekosongan kursi bupati di wilayah itu.

“Meski jabatan Wabup sudah berakhir 21 April lalu, namun sampai saat ini SK Pj Bupati dari Kemendagri belum ada bocoran. Jadi, hingga kini Pamekasan masih dipimpin Pak Plt Sekda Mohammad Alwi yang juga berstatus sebagai Pelaksana Harian (Plh),” ujar Suli Faris, Selasa (15/5/2018).

Politisi PBB itu beranggapan kalau tugas Plh hanya terbatas dan tidak bisa memberikan kebijakan khusus, sehingga akan menghambat program dan pembangunan yang ada di Bumi Gerbang Salam.

“Saya kira awalnya status Plh ini hanya dua-tiga hari, namun ternyata sampai hari ini, ” tambahnya

Lebih lanjut, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pimpinan lainnya untuk menanyakan kepada gubernur perihal surat yang telah diajukan kepada Kemendagri beberapa waktu lalu itu.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Gubernur Jatim agar SK Pj Bupati Pamekasan ini segera turun. Serta kita sudah usulkan dan seharusnya Gubernur mengawal surat-surat itu karena bukan menjadi ranah kabupaten lagi, ” tutupnya

Reporter: Zubaidi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.