Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo. Foto : Subaidi /mediamadura

Pamekasan, (Media Madura)- Kepala Kepolisian Resort Pamekasan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Teguh Wibowo, meminta masyarakat untuk menghentinkan menyebarluaskan foto dan video aksi terorisme di Surabaya maupun di Sidoarjo.

“Teroris itu memikin peran ganda. Ada yang berperan di dunia nyata berupa aksi bom bunuh diri. Adapula yang bertugas di dunia maya. Sekali lagi, hapus video dan foto aksi terorisme,” pintanya.

Teguh menambahkan, sekalipun dalam foto dan video tersebut, sesuai dengan kenyataan, dirinya meminta untuk tidak disebarluaskan. Tujuanya, agar masyarakat tidak khawatir atas kejadian mengerikan tersebut.

Masih menurut Teguh, pengamanan di sejumlah Gereja di Kabupaten Pamekasan akan berlanjut, pengamanan akan terus dilakukan hingga ada perintah atau pencabutan siaga 1, baik dari Polda Jawa Timur ataupun Mabes Polri.

Teguh Wibowo menambahkan, sekalipun polri sudah menetapkan siaga 1, pasca ledakan bom di Surabaya dan Sidoarjo. Namun, ia meminta kepada masyarakat untuk tidak khawatir dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari. Hanya saja, dihimbau untuk tetap waspada.

Dikatakan, selain melakukan pengamanan di sejumlah gereja di Kabupaten Pamekasan. Pihaknya juga terus melakukan patroli dan razia di wilayah hukum Pamekasan.

Reporter : Afa
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.