Sumenep, (Media Madura) – Hayyi (42) warga Dusun Maddungan, Desa Dasuk Laok, Kecamatan Dasuk, Sumenep, Madura, Jawa Timur tak berkutik saat dibekuk jajaran Kepolisian Sektor (Sektor) Lenteng, Jum’at (11/5/2018) malam.

Tersangka ditangkap polisi saat hendak bertransaksi barang haram di dalam rumah Suhartatik, di Dusun Taman  Desa Billapora Rebba, Kecamatan Lenteng, Sumenep.

Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukid mengungkapkan, penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat bahwa di rumah Suhartatik akan ada transaksi sabu. 

Dari informasi itu langsung dilakukan penyelidikan hingga penggeledahan. Hasilnya, petugas menemukan barang bukti berupa empat kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor keseluruhan kurang lebih 2,80 gram.

Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu kantong plastik ukuran 6 x 4 cm berisi sebanyak 26 kantong plastik klip kecil dan bong terbuat dari botol plastik merk Coca Cola yang tutupnya terdapat 2 (dua) lubang tersambung sedotan plastik warna putih.

Lalu satu buah pipet terbuat dari kaca, satu buah korek api gas warna silver kombinasi kuning, satu buah kompor terbuat dari korek api gas yang terdapat sumbu dan satu buah potongan sedotan warna putih yang digunakan sebagai sendok sabu, serta satu buah Handphone merk Samsung warna hitam.

“Berdasarkan introgasi sementara, Hayyi mengakui jika barang tersebut merupakan miliknya. Barang tersebut dibeli seharga Rp 2,4 juta dari hasil membeli dari seorang bernama ETTO, warga Kecamatan Sokobena, Sampang,” ungkap Mukid.

Saat ini, Hayyi yang merupakan seorang kepala dusun ini ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan barang haram itu dan diamankam di Polres Sumenep untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Subs. 112 ayat (1), Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Reporter : Rosy
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.