Rohmana Alifah dan Didik Setia Budi (tengah) saat melakukan mediasi.

Sumenep, (Media Madura) – Insiden buruk antara wartawan Net TV yang bertugas di Wilayah Madura, Didik Setia Budi dan staff Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Romhana Alifah berakhir saling memaafkan, Rabu (9/5/2018).

Keduanya mengaku sama-sama khilaf atas peristiwa yang terjadi, Selasa (8/5/2018) tersebut. Dalam forum mediasi di ruang Sekretaris Dinkes , kedua belah pihak yang sempat bersitegang sama-sama meminta maaf satu sama lain.

Mediasi keduanya disaksikan sekretaris Dinkes, Bagian Kepegawaian, Kabid Gizi serta segenap wartawan yang bertugas di Sumenep serta pengurus.

Dalam kesempatan itu, Didik juga mengklarifikasi beberapa hal atas kejadian yang menimpanya. Ia juga berharap kejadian serupa kedepan tidak terulang lagi, karena kerja jurnalis hanya untuk mengonfirmasi permasalahan yang ditemui di lapangan.

“Kita sama-sama manusia biasa, tidak luput dari khilaf. Harapan saya, kedepan semua akses koordinasi dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep dipermudah,” ungkap Didik.

Hal senada disampaikan oleh Staff Dinkes, Romhana Alifah. Menurutnya, setelah mediasi yang dilakukan semuanya bisa selesai. “Saya juga minta maaf dan memaafkan Mas,” ujar Romhana.

Sementara Sekretaris Dinas Kesehatan Sumenep, Agus Mulyono berharap kejadian kurang menyenangkan pada jurnalis ini menjadi yang terakhir di dinasnya.

“Semoga lewat mediasi ini semua selesai dan tuntas. Sudahlah kita lupakan kejadian tidak mengenakkan kemarin,” harap Agus.

Seperti diberitakan sebelumnya, insiden bermula saat Didik Setia Budi, akan melakukan konfirmasi terkait dengan peristiwa salah satu warga yang terkena penyakit lumpuh di Desa Longos, Kecamatan Gapura.

Namun, ketika sampai di Dinkes Sumenep, pihaknya bukan mendapatkan penjelasan soal penyakit dua bersaudara yang di derita. Tapi, malah mendapatkan perlakuan tidak sewajarnya. 

Kata Didik tadi pagi, pihaknya masih menunggu iktikad baik pihak Romhana Alifah untuk meminta maaf. Jika dalam 1×24 jam yang bersangkutan tidak mengakui kesalahan, maka dirinya berencana membawa kasus tersebut ke ranah hukum. 

“Karen amasalahnya sudah clear fan yang bersangkutan juga mau mengakui kesalahan. Maka masalah ini selesai, tapi kami berharap tidak terulang di kemudian hari,” harapnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.