Bangkalan, (Media Madura) – Calon Bupati Bangkalan, Farid Alfauzi, hari ini menghadiri acara Haflah akhir Sanah ke 2, Madrasah Tsanawiyah Nurul Cholil 3.

Acara dipusatkan di halaman madrasah di Desa Batangan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan.

Acara ini dihadiri sekitar 1000 orang, sebagian besar wali murid dan masyarakat sekitar. Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Cholil Demangan, KH Zubair Muntashor tampak hadir, didampingi putranya KH Hasyim Zubair. MTs Nurul Cholil 3 merupakan cabang binaan pondok pesantren Nurul Cholil.


Dalam sambutannya, Farid Alfauzi mengaku senang melihat pendidikan agama di Bangkalan kuat dan terus berkembang hingga pelosok desa.

Dia menilai pendidikan Islam harus terus berkembang dan mendapat dukungan pemerintah. Bila ditakdirkan menang pada Pilkada Bangkalan, 27 Juni mendatang.

Farid telah menyiapkan dua program khusus bagi pendidikan madrasah. Pertama, dia akan mewajibkan seluruh anak usia sekolah dasar di Bangkalan agar sekolah madrasah.

Siswa yang tidak sekolah madrasah, hampir pasti tidak akan melanjutkan ke pendidikan selanjutnya yaitu SMP.

Sebab nantinya, ijasah madrasah akan menjadi syarat wajib bagi lulusan SD untuk mendaftar ke SMP.

Program kedua, yaitu seluruh guru madrasah akan diberi insentif bulanan. Nilai Rp 500 ribu perorang.

Menurut Farid, ide insentif ini muncul karena dia banyak menemukan realita. Guru madrasah banyak yang tidak bergaji.

Kalau pun ada, nilainya sangat tidak layak. Antara 50 hingga 100 ribu perbulan. “Ada syarat bagi guru madrasah penerima insentif, minimal sudah aktif mengajar selama tiga tahun,” kata Farid.

Penulis : Mukmin Faisal
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.