Sampang, (Media Madura) – Kepala Kepolisian Resor Sampang, Madura, Jawa Timur, AKBP Budhi Wardiman menyebut jumlah tempat pemungutan suara (TPS), yang masuk kategori rawan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sampang 2018 sebanyak 1.044 dari total 1.450 TPS.

“Kami melakukan pemetaan wilayah konflik terhadap ribuan TPS masuk kategori rawan tersebar di 14 Kecamatan se-Kabupaten Sampang,” kata Budhi. Selasa (1/5/2018) siang.

Sedangkan sisanya, sebanyak 406 TPS masuk kategori aman. Meski TPS ini disebut aman, tetap mendapat pengawalan meskipun tidak seketat TPS rawan.

Menurut Kapolres Sampang itu menuturkan, TPS rawan itu terbagi menjadi dua yakni potensi kerawanan sedang (rawan 1) dan potensi kerawanan tinggi (rawan 2). Dua kategori TPS ini bakal mendapat pengawalan lebih dari petugas.
    
Daerah rawan tersebut umumnya berada di titik yang sulit dijangkau serta angka kriminalitasnya tinggi. Beberapa diantaranya seperti di wilayah Kecamatan Sokobanah, Ketapang, Banyuates, Camplong, Robatal, Kedungdung.

“Sejauh ini Sampang masih aman dan kondusif, pada umumnya kerawanan itu muncul karena sebuah peristiwa seperti penyerobotan suara dan semacamnya,” terangnya.

Sebagai bentuk antisipasi, Budhi menyampaikan, pihaknya telah membentuk Tim Sambang Kambtibmas Daerah Rawan (Tim Sakera) yang terjun langsung ke lapangan serta terus memantau dan memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak terprovokasi yang merugikan semua pihak.

“Kita siapkan senjata khusus untuk menjaga kondusifitas pelaksanaan pilkada Sampang, kalau memang diharuskan mengeluarkan Sniper, ya kita siapkan,” tandasnya. 

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.