Ilustrasi

Sampang, (Media Madura) – Angka kemiskinan di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, diklaim mulai menurun. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Sosial Budaya Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sampang Sutrisno, Selasa (1/5/2018).

“Ya angka kemiskinan menurun berdasarkan data BPS, penurunan selama waktu tiga tahun terakhir yakni mulai 2015 hingga 2017,” ungkapnya.

Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), menyebutkan di tahun 2015 angka kemiskinan di Sampang mencapai 236.303 orang, tahun 2016 sebanyak 227.812 orang dan pada 2017 turun menjadi 225.130 orang.

Sutrisno menuturkan, menurunnya angka kemiskinan itu disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya karena program pemerintah untuk mengentas kemiskinan berhasil.

Selain itu kondisi iklim di Sampang pada tahun 2017 mulai membaik, terutama dari sektor pertanian, perkembangan usaha kecil dan mikro yang juga semakin membaik.

“Di samping itu, banjir juga tidak sering terjadi di Sampang ini, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Dirinya menuturkan, beberapa program pemerintah yang selama ini dicanangkan guna meningkatkan perekonomian masyarakat dan menekan angka kemiskinan antara lain, bantuan beras sejahtera (rastra), program keluarga harapan, dan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni.

Di bidang kesehatan, pemerintah juga telah memberikan bantuan pengobatan secara gratis kepada warga miskin, berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan bantuan modal usaha berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi kelompok usaha kecil dengan bunga yang sangat ringan.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.