Pamekasan, (Media Madura) – Sebanyak 33.093 warga di Kabupaten Pamekasan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur yang tidak memegang Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP). Mereka dipastikan bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 Juni mendatang.

Divisi Perencanaan dan Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, Mohammad Subhan menyebutkan, 33 ribu penduduk pemilik hak pilih yang tidak memiliki KTP Elektronik itu tetap bisa mencoblos dengan cara mendaftar DPTb (Daftar Pemilih Tambahan).

“Masih ada kesempatan bagi warga Pamekasan yang tak ber E-KTP untuk bisa mencoblos dengan cara mendaftar sebagai DPTb atau daftar pemilih tambahan,” katanya, Rabu (25/4/2018).

Subhan merinci, ke 33 ribu warga tak ber E-KTP itu terdiri dari 16.816 laki-laki dan 16.277 berjenis kelamin perempuan.

Tata caranya, tambah Subhan, warga tersebut wajib melakukan perekaman E-KTP terlebih dahulu di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil). Untuk mendapatkan surat keterangan yang fungsinya sama dengan E-KTP.

“Nantinya mereka bisa menyalurkan hak suara dengan catatan harus memiliki formulir Atb-KWK saat pemungutan suara,” tambahnya.

Dijelaskan, kebijakan itu mengacu pada Undang-undang (UU) nomor 10 tahun 2016 tentang pilkada dan PKPU nomor 2 tahun 2017 tentang pemutakhiran data pemilih.

“Undang-undangnya memang berbunyi seperti itu, makanya bagi yang belum merekam dipersilahkan secepatnya,” urainya.

Sementara, jumlah total Daftar Pemilih Tetap (DPT) pilkada serentak mencapai angka sebanyak 680.392 orang, terdiri dari sebanyak 382.430 DPT laki-laki dan sebanyak 351.962 DPT perempuan tersebar di 178 desa dan 11 kelurahan di 13 kecamatan, dibagi menjadi 1.583 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Reporter: Rifqi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.