Divisi SDM dan Organisasi Panwaslu Kabupaten Sampang Insiatun memberikan keterangan terkait keterlibatan PPK sebagai anggota parpol, Selasa (24/4/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang, Madura, Jawa Timur, Syamsul Muarif menyatakan secara tegas akan memberhentikan dan mengganti Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Jrengik Syaiful Anam, yang terbukti menjadi anggota partai politik (parpol).

“Kita sudah menindaklanjuti laporan itu, kita nyatakan sudah terbukti dan akan melakukan pemberhentian serta pergantian kepada yang bersangkutan,” tegas Syamsul saat pemanggilannya di kantor Panwaslu Sampang Jalan Rajawali III, Selasa (24/4/2018).

Ketua PPK Jrengik Syaiful Anam diduga terlibat sebagai anggota parpol di DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Bangkalan, Madura, sejak tahun 2014 lalu.

Hal ini berdasarkan beredarnya foto di media sosial bahwa Syaiful menghadiri konferensi cabang PDI-Perjuangan. Serta, dia tercatat di Daftar Calon Tetap (DCT) Pileg.

Disisi lain, Syamsul mengatakan, sebelum dilakukan pemanggilan oleh Panwaslu Kabupaten Sampang, KPU sudah melakukan langkah-langkah terkait informasi tersebut. Termasuk memberlakukan pemberhentian terhadap Syaiful Anam.

“Kita terus terang awalnya tidak tahu keterlibatan SA ini saat pendaftaran tenaga adhoc karena keterlibatan partai diluar daerah Sampang, kalau disini masih bisa mendeteksi dan pasti tahu, tapi bukan soal kecolongan itu berlebihan,” dalihnya.

Dalam klarifikasi itu Syaiful Anam turut dipanggil oleh Panwaslu Kabupaten Sampang. Dia sempat memberikan keterangan kepada media.

Syaiful berharap adanya insiden tersebut masih bisa mengabdi kepada negara melalui Ketua PPK Jrengik.

“Ya mudah-mudaham masih bisa mengabdi melalui PPK mas,” terangnya dengam senyum.

Menanggapi itu, Ketua DPC PDIP Bangkalan Fatkhurrahman dihubungi mediamadura.com, mengungkapkan bahwa Syaiful Anam sudah lama tidak aktif di partainya. Bahkan, dia tak masuk dalam struktural kepengurusan partai.

“Sudah lama tidak aktif tapi lupa periode lama itu, kayaknya lebih 5 tahun, dia belum dapat SK hanya anggota biasa salah satu kader bukan masuk struktural,” tuturnya.

Pria akrab disapa Haji Kur itu mengaku masih akan mengkroscek keterlibatan Syaiful Anam kepada internal partai. Namun, dirinya mengaku kenal dengan yang bersangkutan karena sebagai simpatisan.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.