Ilustrasi / google

Pamekasan, (Media Madura) – Keluarga korban pemerkosaan mendesak Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur untuk segera menangkap seluruh pelaku yang memperkosa siswa MTs berinisial K, warga Dusun Bajur, Desa Tlonto Rajeh, Kecamatan Pasean.

Kejadian bejat itu berlangsung pada Minggu (1/4) lalu. Korban yang masih berusia 17 tahun diperkosa secara bergantian setelah pulang sekolah oleh empat orang di salah satu tempat di Desa Sotabar. Salah satu pelakunya, adalah saudara iparnya sendiri inisial S.

Kasus ini telah berjalan hampir setengah bulan. Namun, hingga kini, aparat kepolisian baru menangkap satu orang pelaku, sementara tiga pelaku lainnya masih buron.

“Kami meminta, pihak Polres Pamekasan untuk secepatnya menangkap ketiga pelaku yang masih buron. Dan memberikan hukuman seberat-beratnya,” pinta keluarga korban Zaini, Rabu (18/4).

Menurutnya, kondisi korban saat ini sangat memprihatinkan. Sikologisnya tergangu, bahkan tidak mau keluar rumah karena malu untuk bertemu dengan tetangga maupun teman-teman sebayanya.

“Kalau hanya satu tahun persoalan ini sulit hilang, akan selalu menjadi buah bibir dari banyak orang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Hari Siswo berjanji akan terus berupaya untuk menangkap ketiga pelaku yang masih buron. Karena saat ini ketiga pelaku tersebut masih melarikan diri.

“Kita akan tetap melakukan pengejaran terhadap ketiga pelaku tersebut. Apalagi kita sudah mengantogi ketiga nama tersangka,” terangnya.

Reporter: Zubaidi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan