Sumenep, (Media Madura) – Sedikitnya 110 Alat Peraga Kampanye (APK) ilegal milik pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur ditemuka Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Komisioner Panwaslu Sumenep Bidang Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Wahyu Pribadi mengatakan, 110 APK tersebut ditemukan di 12 Kecamatan. Termasuk sebagian ditemukan di kepulauan, yaitu di Kecamatan Nunggunung.

Karena melanggar, APK tersebut kemudian diturunkan secara paksa. Tapi kata Wahyu yang menurunkan bukanlah Panwaslu, melainkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan aparat Kepolisian.

“Setelah diturunkan sebagian dikembalikan kepada tim kampanye pasangan calon (paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur,” ucapnya.

Lebih lanjut Wahyu menerangkan, APK yang ditertibkan terdiri dari benner dan spanduk dari dua pasangan calon, bahkan antara calon nomor urut 1 dan 2 jumlahnya hampir sama.

“Jumlah APK antara kedua paslon hampir berimbang, dan semuanya kita tertibkan,” tukasnya.

Pilgub Jawa Timur mendatang diikuti sebanyak dua paslon Cagub/Cawagub, yakni pasangan Khafifah Indar Parawansyah – Emil Elistianto Dardak dengan nomor urut 1, Syaifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno dengan nomor urut 2.

Reporter : Rosy
Editor : Arf

Tinggalkan Balasan