Kanit Tur Jawali Satlantas, IPTU Rizal N Wijaya

Sumenep, (Media Madura) – Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sedikitnya mengeluarkan 600 surat tilang selama Operasi Keselamatan Semeru 2018.

Operasi keselamatan tersebut digelar kurang lebih selama 20 hari sejak tanggal 5 Maret 2018 sampai 25 Maret 2018 di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Sumenep. 

“Kami menegur hampir 3000 pengendara dan menindak sekitar 600 pengendara, baik roda empat atau roda dua,” terang Kanit Tur Jawali Satlantas, IPTU Rizal N Wijaya, Senin (26/3/2018).

Rizal mengatakan, meski jumlah pelanggar lalu lintas masih tergolong tinggi, jumlah tersebut sudah mengalami penurunan ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, pelanggaran dilakukan oleh pengendara roda dan roda empat, seperti tidak memakai helm, menerobos lampu merah serta pelanggaran lain yang sangat membahayakan keselamatan. 

“Operasi ini kan operasi keselamatan, sehingga kami mengedepankan tindakan prefentif dari pada tindakan langsung. Diantanranya hanya kami tegur, sebagian pelanggar juga kami tindak dengan surat tilang,” jelas Rizal.

Oleh sebab itu, meski masa operasi keselamatan semeru sudah selesai, pihaknya tetap menghimbau agar setiap pengendara mementingkan keselamatan dengan memtahui aturan lalu lintas yang sudah ada.

“Pakailah aksesoris dan kelengakapan berkendara seperti helm, memakai sabuk pengaman untuk roda dua, dan mengikuti rambu-rambu lalu lintas. Supaya kecelakaan lalu lintas dapat dihindaru atau paling tidak diminimalisir,” imbaunya. 

Reporter: Rosy

Tinggalkan Balasan