Pamekasan, (Media Madura) – Sebanyak seribu Wifi dan Closed Circuit Television (CCTV) akan terpasang di beberapa lokasi strategis. Rencana itu akan direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Program tersebut direncanakan sebagai penunjang program Kota Pintar, namum sayangnya, hingga kini realisasinya tak ada progres. Harusnya, awal Maret ini program Kota Pintar sudah harus ada perkembangan yang jelas.

“Kalau sampai sekarang belum terealisasi, maka Pamekasan menjadi kota pintar pertama di Madura dikhawatirkan terhambat,” kata ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Ismail, Rabu (13/3/2018).

Data yang ia miliki, program smart city atau kota pintar itu merupakan rencana strategis daerah di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang menjadi prioritas Pemkab Pamekasan tahun ini.

“Kami mendukung (program smart city), makanya saya tanyakan kelanjutan program itu,” tambah Ismail.

Politikus Partai Demokrat ini juga menjelaskan, adanya program tersebut sangat membantu terhadap perkembangan Pamekasan, ia berjanji segera menindaklanjuti masalah tersebut.

“Program ini harus segera dirasakan oleh masyarakat,” urai Ismail.

Sementara, Kasi Sistem Informasi Manajemen Informatika Diskominfo Pamekasan Frita Prasetya Rini mengatakan, perencanaan smart city sudah dimatangkan tahun lalu. Namun sayangnya institusinya saat ini masih mempunyai kendala yakni anggaran, perencanaan, dan sumber daya manusia (SDM).

”Kenapa semua pengadaan kita cancel tahun lalu? Karena kita ingin menitikberatkan semua program tahun ini,” ucap Frita.

“Sebagian besar sudah dilakukan tahun lalu. Saat ini tinggal running dan mematangkan infrastruktur,” jelasnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.