Ilustrasi

Sumenep, (Media Madura) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur telah menerjunkan sedikitnya 2.400 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur.

Komisioner KPU Sumenep, Rahbini menuturkan, sejak 20 Januari hingga 18 Pebruari kemarin, PPDP melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) calon pemilih

Selama menjalankan tugas, kata Rahbini, PPDP menemukan 20 ribu penduduk di Sumenep belum memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

“Berdasarkan monitoring yang dilakukan KPU, sebanyak 20 ribu penduduk terdeteksi belum memiliki e-KTP,” kata Komisioner KPU setempat, Rahbini, Kamis (22/2/2018).

Tetapi, meski puluhan ribu orang tersebut belum memliki e-KTP, mereka tetap bisa menggunakan hak suaranya, cuma warga yang tidak memiliki e-KTP diberi tanda dalam data yang dibawa oleh PPDP.

“Tetapi, hasil coklit saat ini masih di PPS, selanjutnya masih disusun untuk membedakan mana saja yang memenuhi syarat (sebagai pemilih) dan mana siapa saja warga yang belum,” terangnya.

Menurut Rahbini, jumlah petugas PPDP itu audah sama persis dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) Pilgub dengan setiap satu orang PPDP melakukan pemutakhiran data pemilih di satu TPS.

“Untuk itu, mudah-mudahan tidak ada masyarakat Sumenep yang luput dari pendataan,” tutupnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.