Penerbitan SK Bupati untuk Honorer K-2 Pamekasan Terancam Molor

Pamekasan, (Media Madura) – Penerbitan Surat Keputusan (SK) Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur untuk tenaga honorer kategori dua (K-2) di lingkungan Pemkab terancam molor.

Pasalnya kata kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan, Lukman Hedi Mahdia, SK dari bupati sampai saat ini belum ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menyetor nama-nama tenaga honorer K-2.

”Belum ada yang setor,” katanya, Kamis (8/2/2018).

- Advertisement -

Dijelaskan oleh Lukman, pihaknya hanya bertugas memverifikasi data calon penerima SK. Untuk proses lainnya, berada di instansi terkait. Baik tenaga honorer K-2 yang ada di dinas pendidikan (disdik), dinas perhubungan (dishub), satpol PP, atau intansi lainnya.

”Saya yang melakukan verifikasi khawatir nanti ada yang bodong dan lain sebagainya. Silakan tanyakan ke dinas terkait, saya nanti hanya melakukan verfikasi,” tambah Lukman.

Sebelumnya, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur Ismail mendesak pemkab segera menerbitkan SK bupati untuk para honorer kategori 2. Oleh karena itu OPD terkait agar segera menyetorkan nama-nama tenaga honorer K-2 ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan.

“Saya mendesak kepada OPD yang ada tenaga honorer K-2 segera melakukan pendataan dan menyetor ke Pak Lukan (Kepala BKPSDM),” kata Ismail.

Hal itu guna mempermudah penerbitan SK bupati. Sebab, sesuai kesepakatan, pada pertengahan Februari SK tenaga honorer K-2 harus terbit.

”Kami menyampaikan bahwa pertengahan Februari ini, berarti sekitar tanggal 15, supaya SK bupati untuk tenaga honorer K-2 sudah harus terbit, terutama di dinas pendidikan,” pungkas Ismail.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.