Begini Pembelaan Dirut Bank BPRS terkait Pengangkatan Istri Bupati sebagai Komisaris

Advertisement

Sumenep, (Media Madura) – Direktur Utama Bank BPRS Bhakti Sumekar, Novi Sujatmiko angkat bicara terkait pengangkatan Istri Bupati Sumenep, Nurfitriana sebagai Dewan Komisaris oleh Bupati Sumenep yang kini tengah disorot banyak pihak.

Novi berbicara panjang lebar usai menemui mahasiswa yang melakukan aksi demontrasi ke Kantor BPRS berkenaan dengan pengangkatan Nurfitriana yang dinilai tidak tepat dan sarat nepotisme.

Kata Novi, pengangkatan Nurfitriana sudah sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku. Bahwa Fitri diusulkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa dan sudah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Semua sudah sesuai dengan perundang-undangan, diusulkan RUPS-LB dan disetujui OJK, dan yang jelas juga sudah melalui fit and proper test. Ini sudah diusulkan pada tahun 2016 lalu ya, tapi memang baru disetujui akhir 2017 kemarin,” ungkapnya.

Ia menerengkan, dalam perseroan terbatas, organ tertinggi adalah RUPS Luar biasa serta pemegang saham pengendali yang memutuskan.

“Yang jelas, kami sudah menjalankan hasil RUPS-LB sebagai dasar keputusan, termasuk prihal pengangkatan Dewan Komisaris. Kalau kenapa Ibu Fitri, itu hak prerogatif pemegang saham pengendali (Bupati),” tegasnya.

Namun demikian, ia tetap berjanji akan menyampaikan surat keberatan dari Forum Komunikasi Mahasiswa Sumenep (FKMS) sebagai bagian dari aspirasi masyarakat yang harus pihaknya tampung. 

“Selanjutnya tinggal menunggu hasil dari surat yang akan kami kirim, apakah akan ada RUPS LB lanjutan atau tidak itu pemegang saham pengendali,” tukasnya.

Reporter : Rosy
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.