Isteri Pegawai Dishub Pamekasan Tewas Diduga Korban Pembunuhan

Belum diketahui penyebab meninggalkan isteri PNS Dishub tersebut (Istimewa)

Pamekasan, (Media Madura) – Banuawati (52) ditemukan tewas bersimbah darah, Senin (20/1/2018), diduga menjadi korban pembunuhan.

Kapolsek Pademawu, AKP Sudarisman mengatakan, meninggalnya isteri pejabat itu patut dicurigai korban pembunuhan. Karena meninggalnya tidak wajar. Korban ditemukan tewas di depan kamar mandi dalam keadaan tengkurep penuh darah akibat luka di kepala.

“Kecurigan-kecurigaan ada (pembunuhan) karena luka-luka di kepala dan muka. Lukanya bisa benda tumpul atau tajam, tapi belum tahu pastinya,” katanya, Senin (29/1/2018).

Terkait kepastiannya, Sudar meminta warga agar menunggu hasil otopsi. Korban saat ini masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Martodirdjo Pamekasan.

“Masih diotopsi, tunggu hasilnya gimana,” tanbahnya.

Sementara Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pamekasan, AKP Heri Siswo mengungkapkan, sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan kalau warga Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, RT 07 RW 03 itu merupakan korban pembunuhan.

“Saat ini masih dalam penyelidikan, mas,” katanya kepada Media Madura (mediamadura.com).

Korban merupakan isteri salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan, Mulyadi. Ia tahu isterinya sudah meninggal setelah pulang kerja.

Awalnya, Mulyadi mengetuk pintu dan memanggil sang istri hingga berkali-kali tidak menyahut. Penasaran, akhirnya ia meminta bantuan tetangga untuk melihatnya.

Ketika tetangganya, Humaidi, masuk lewat pintu darurat sang isteri sudah dalam keadaan meninggal, dengan banyak bercak darah di sekitarnya. Atas insiden itu pihak keluarga langsung menghubungi pihak kepolisian.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.