Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pamekasan, Taufikurrahman

Pamekasan, (Media Madura) – Realisasi serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur belum bisa dipastikan hingga sekarang. Pasalnya, masih menunggu audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan, Taufikurrahman mengatakan, sampai saat ini Pemkab Pamekasan, belum bisa memastikan serapannya. Namun, berdasarkan hasil laporan dari semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hasil serapan program tahun 2017 diperkirakan terserap kurang lebih 80 persen.

“Resminya belum diketahui berapa serapan APBD dalam ketentuan enam bulan. Mungkin bulan Juni pemeriksaan dari BPK selesai. Tapi kalau prediksinya kurang lebih 80 persen,” ungkapnya, Jumat (12/1/2018).

Taufik menambahkan, capaian 80 persen itu merupakan rata-rata serapan proyek infrastruktur. Menurutnya, serapan infrastruktur memang terbanyak dari tahun ke tahun dan itu diklaim telah sesuai dengan target.

“Nanti oleh BPK kan biasanya ada yang harus dikembalikan, ya ketemu nanti berapa resminya,” tambahnya.

Ia berharap di APBD 2018 labih maksimal pelaksanaannya sehingga serapannya lebih banyak dan bermanfaat bagi rakyat.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.