Kepala Bidang TTG Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sabeni

Sumenep, (Media Madura) – Dana Operasional Kegiatan (DOK) untuk program inovasi desa di tingkat kecamatan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur hanya terserap sebagian.

Hingga awal tahun 2018 ini masih terdapat sekitar 7 kecamatan yang belum mencairkan dana DOK yang dibiayai oleh World Bank (Bank Dunia) tersebut.

Kepala Bidang TTG Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sabeni menjelaskan, 7 kecamatan itu belum mencairkan dan DOK inovasi desa melalui tim inovasi desa. Itu lantaran waktu yang tersedia sangat minim. 

“Jadi, waktu yang ada tidak mencukupi untuk mencairkan DOK tersebut,” katanya kepada beberapa wartawan tanpa menyebutkan kecamatan dimaksud.

Namun demikian, Sabenih berujar, DOK yang belum diambil tersebut tidak lantas hangus, melainkan masih bisa dicairkan di tahun 2018 ini.

“Yang pasti mereka masih bisa melakukan pencarian tahun ini. Sebab, dana ini lintas tahun bisa diajukan pencariannya di tahun berikutnya. Sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Sayang, ketika ditanya soal nominal DOK tersebut, pihaknya enggan membeberkan secara detail, hanya saja ia mengatakan, jika anggaran perkecamatan itu tidak sama.

“Per kecamatan jelas tak sama, kisaran dari angka 40 juta ke atas hingga 50 jutaan,” tukasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.