Kadisdik Pamekasan Moch Tarsun

Pamekasan, (Media Madura) –
Diberlakukannya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Peremndagri) nomor 12 tahun 2017 tentang pembubaran Unit Pelayanan Terpadu (UPT) dinas pendidikan di kecamatan memakan korban. Sejumlah mantan kepala UPT Disdik di Kabupaten Pamekasan menjadi non job.

Atas dasar Permendagri tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan membubarkan UPT di 13 Kecamatan, dan menarik para kepala dinas menjadi staf dinas. Tetapi sebagian lainnya menempati jabatan penting di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di Pamekasan.

Sayangnya, dari 13 mantan kepala UPT dinas pendidikan tidak semuanya mempunyai jabatan dan justru hanya menjadi staf yang non job meskipun pengabdiannya sudah puluhan tahun di dinas pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan Moch Tarsun menuturkan, para mantan kepala UPT yang non job itu ditugaskan kembali menjadi koordinator wilayah di sejumlah kecamatan meskipun tidak punya tugas dan wewenang seperti UPT terhitung mulai 2 Januari 2018.

“Kita tugaskan mereka (mantan kepala UPT non job) menjadi kordinator di kecamatan,” kata Tarsun kepada mediamadura.com

Dari 13 kepala UPT dinas pendidikan sebanyak 5 ditarik menjadi staf dinas pendidikan, 4 masuk ke OPD lain dan 4 menjadi kordinator wilayah kecamatan. Untuk melengkapi koordinator wilayah di 13 kecamatan, disdik mengangkat dari penilik.

Pemberhentian dan pengangkatan koordinator wilayah kecamatan terhitung mulai 2 Januari 2018.

Penulis : Arif
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.