Sampang, (Media Madura) – Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang menyiapkan anggaran sebesar Rp 5 Miliar untuk honor ribuan guru tidak tetap (GTT) di Sampang. Anggaran itu sangat kecil karena masih terbagi dengan dua kegiatan kerja di tahun 2018.

Kabid Tendik Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang Arief Budiansor, mengungkapkan dari anggaran itu hanya Rp 4,6 miliar yang digunakan untuk membayar 1.940 GTT di Sampang. Sisanya digunakan untuk pelatihan yang diikuti 500 guru dan 1.940 GTT.

“Dana itu masuk dalam dua program kegiatan yakni pengembangan mutu dan kualitas, serta program pendidikan pelatihan bagi pendidik dan tenaga kependidikan 2018,” kata Arief, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang Moh Jupri Riyadi.

Dijelaskan Arief, anggaran Rp 4,6 miliar digunakan untuk membayar honor. Artinya, setiap GTT di Sampang hanya bisa menerima honor Rp 200 ribu per bulan. Sedangkan, jumlah GTT di Kota Bahari sebanyak 1.940 orang. Mereka bertugas di TK, SD, dan SMP.

Menurutnya, minimnya anggaran tentu berpengaruh terhadap mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Sampang. Pihaknya menginginkan agar insentif honor GTT dinaikkan. Sebab, uang Rp 200 ribu tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

”Dilihat dari upah minimal sangat tidak layak dan jauh dari harapan, apalagi lulusan sarjana diberikan Rp 200 ribu,” jelasnya.

Dirinya mengklaim, sudah mengusulkan agar honor GTT dinaikkan menjadi Rp 500 ribu per bulan. Namun, karena anggaran terbatas, terpaksa honor kepada GTT diberikan Rp 200 ribu per bulan.

”Semoga nanti ada solusi untuk bisa menaikkan honor GTT,” terangnya.

Kendati demikian, demi meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan setiap guru selalu diberikan pelatihan tentang pengembangan kurikulum 2013. Kegiatan ini dilaksanakan di bidang SMP dan SD. Selain itu, pelatihan pengembangan profesi berkelanjutan dan pelatihan lainnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.