Ketua DPC PDI-P Sampang Mohammad Norahmad berfoto bersama Slamet Junaidi (tengah) dan Abdullah Hidayat (kanan) usai memberikan dukungan beberapa waktu lalu. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Sampang menyatakan dukungannya kepada pasangan H. Slamet Junaidi dan H. Abdullah Hidayat untuk maju sebagai calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Sampang 2018.

“Ya, PDI-P mengusungkan pasangan Jih Idi dan Jih Ab di Pilkada Sampang,” terang Ketua DPC PDI-P Sampang Mohammad Norahmad saat dihubungi, Rabu (20/12/2017) siang.

Keputusan ini mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, partai berlambang banteng moncong putih itu pernah mengusung Moh Hasan Jailani atau akrab dipanggil Tretan Mamak sebagai calon wakil bupati di kontestasi politik pada Kamis 25 Mei 2017 lalu.

Tak hanya itu, tersiar kabar bahwa Tretan Mamak akan dipadukan bersama Moh. Matorurrozaq alias Torul diposisi Sampang 1 setelah mengantongi rekomendasi dari PKB. Bahkan, rencananya deklarasi dukungan PDI-P akan dinobatkan mendekati hitungan hari untuk pasangan Torul dan Tretan Mamak.

Namun, saat ini harapan tersebut mulai hambar. Lantas, bagaimanakah nasib Tretan Mamak jika partainya beralih mengusung kandidat lain yang merupakan non kader.

Dikatakan Moh Nor, sampai saat ini dukungan kepada pasangan Jih Idi dan Jih Ab sudah final beberapa waktu lalu. Hal ini sudah diketahui bersama bagi internal partai. Hanya saja, surat rekom bagi keduanya belum turun.

“Kan ngak perlu (disampaikan-red) ke media mas, cukup ketua dengan sekretaris DPC dan calon yang tahu, nanti setelah rekomendasi turun akan disampaikan ke publik,” katanya.

Disinggung mengenai nasib bagi Tretan Mamak setelah beralih dukungan. Moh Nor, tak bisa menjelaskan secara detail. Namun posisi kader PDI-P tersebut nanti akan ditempatkan sesuai keinginan partainya. “Ada tempatnya nanti itu,” tutupnya.

Hingga kini belum ada keterangan langsung Tretan Mamak menanggapi beralihnya dukungan PDI-P. Karena nomor yang boasa dihubungi bernada tidak aktif.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.