Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sumenep, Herpin Hadat

Sumenep, (Media Madura) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sumenep, Madura, Madura, Jawa Timur berhasil melakukan penyelamatan kerugian negara sebesar Rp 446.508.000 dari kasus korupsi.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sumenep, Herpin Hadat mengatakan, peyelamatan kerugian negara tersebut dalam kurun waktu Januari-Desember 2017.

Kerugian terbagi dalam beberapa kasus, yakni kasus dugaan penyelewengan bantuan beras untuk masyarakat miskin (raskin) di Desa/Kecamatan Guluk–Guluk, dengan terdakwa M Ikbal.

Ikbal yang merumakan mantan Kades Guluk-guluk telah divonis satu tahun penjara serta mengembalikan uang sebesar Rp 253 juta 608 ribu.

Kemudian pada kasus penyelewengan proyek jalan Desa Bragung, Kecamatan Guluk–Guluk menuju Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan dengan terdakwa M Zainul Arif dan Abdus.

“Dalam kasus ini terdakwa telah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 110 juta 900 ribu,” ujarnya, Senin (18/12/2017).

Penyelamatan uang negara juga dilakukan pada kasus dugaan penyimpangan bantuan hibah untuk pembangunan dermaga kapal di Kecamatan Dungkek dengan tersangka Ahmad, selaku bendahara kelompok masyarakat (Pokmas) Majapahit yang mengelola bantuan tersebut 

Tersdakwa mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 82 juta, sehingga total yang berhasil dikembalikan ke Kas Negara oleh Kejari Sumenep sebesar Rp 446.508.000.

“Untuk kasus korupsi lainnya masih tersisa, ada yang masih proses persidangan, serta upaya hukum lainnya seperti banding dan kasasi, diantaranya dugaan penyelewengan raskin di Desa Poteran Kecamatan Talango,” tutupnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.