Babinsa Montok Bantu Petani Tanam Padi Varietas Ciherang

Pamekasan – Babinsa Desa Montok Serda M. Akrah Koramil 0826/05 Larangan membantu Sunarto Ketua Poktan Adil Sejahtera menanam benih padi varietas ciherang dengan menggunakan media baki sejumlah 140 baki bertempat di Dusun Belleen Desa Montok Kecamatan Larangan. Minggu (17/12/17) pagi.

Semai padi dengan menggunakan nampan atau baki mungkin terasa asing bagi sebagian orang, namun bagi beberapa orang yang telah melaksanakan program SRI (System Rice of Intesification) sudah tidak asing lagi karena semai padi dengan menggunakan nampan atau baki ini merupakan salah satu tahapan dalam program SRI tersebut.

Semai padi menggunakan nampan atau baki sama halnya dengan proses semai padi pada umumnya yakni terlebih dahulu dilakukan seleksi benih dan perendaman Zpt dan pestisida dengan bertujuan untuk merangsang perakaran dan mencegah serangan hama maupun penyakit dari sejak dini, namun yang membedakan tidak dilakukannya pengeraman pada benih dan perbedaan pada media tanam yang dipakai.

Media tanam untuk persemaian dengan menggunakan nampan atau baki ini menggunakan perbandingan 1 : 2 : 1 dengan rincian tanah, pupuk organik dan arang sekam kemudian ketiga media tanam tersebut di aduk hingga rata. Tanah yang baik untuk persemaian diambil dari tanah di bawah pohon bambu.

Adapun keuntungan semai padi dengan nampan atau baki, yang pertama ; Persemaian lebih terkontrol dari serangan hama dan penyakit yang menyerah bibit tanaman.

Jika terdapat tanda ada serangan seperti hama penggerek batang yang bertelur, akan bisa terlihat bisa dilakukan pengendalian secepatnya.

Kedua, Lebih mudah saat penanaman, dengan semai benih padi menggunakan nampan atau baki akan memudahkan cara pengangkutan bibit karena sudah dalam nampan tinggal serok saja pake tangan,

Ketiga, Tidak merusak perakaran bibit. Untuk yang ingin menggunakan metode SRI, semai dengan menggunakan nampan atau baki sangat membantu karena bibit akan mudah dipisahkan dari 1 bibit tanaman ke bibit tanaman lainnya tanpa merusak perakaran pada bibit tanaman padi tersebut. Perakaran tidak rusak sehingga tanaman akan lebih cepat untuk penyesuaian saat dipindahkan ke lahan petakan sawah.

Rilis

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.