Ilustrasi Partai Golkar

Pamekasan, (Media Madura) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menginginkan rekomendasi cabup-cawabup pada Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017 yang satu arah atau linear.

Menurut Ketua DPD Golkar Pamekasan, Rize Ikhawanul Muttaqien, keinginan itu disampaikan bukan tanpa dasar, alasannya untuk mempermudah dalam melakukan kampanye politik.

“Sederhananya kalau rekom jatuh ke calon A dari gubernur sampai bupati maka tidak repot dalam berkampanya nantinya, selain itu mengurangi pembiayaan,” katanya, Jumat (8/12/2017).

Sampai saat ini partai berlambang pohon beringin itu masih merahasiakan isi surat rekomendasi untuk calon bupati dan calon wakil bupati dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2018.

“Rekom itu terbit kemungkinan besar di akhir bulan Desember, karena pada bulan Januari 2018 sudah masuk pendaftaran pasangan calon (Paslon),” tanbah Wawan.

Menurut Wawan, rekom itu kewenangan DPP, tertuang dalam undang-undang pilkada. pihaknya telah melakukan penjaringan terhadap para calon kontestan untuk diusung pada pesta demokrasi tingkat kabupaten itu, baik calon dari internal partai maupun eksternal sesuai dengan mekanisme partai.

“Yang santer memang dua calon ini, baik dari segi popularitas maupun elektabilitasnya, yaitu KH. Kholilurrahman dan Badrut Tamam memang bersaing. Artinya Golkar kan tidak sebatas (merekom) calon bupati, yang namanya rekom itu harus komplit,” tandasnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan