Wakil Bupati Pamekasan Beri Penghargaan Desa ODF

Wakil Bupati Pamekasan, Khalil Asy’ari (foto paling kiri) berfoto bersama dua Kepala Puskesmas yang menerima penghargaan Desa ODF, Senin (4/12/2017).

Pamekasan, (Media Madura) – Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan, Madura, Jawa Timur Khalil Asy’ari memberikan penghargaan kepada dua Desa ODF (Open Defecation Free) atau jangan BAB (buang air besar) disembarang tempat.

Menurut, Khalil Asy’ari, penyerahan apresiasi itu karena di dua daerah tersebut sudah tidak lagi buang air besar (BAB) disembarang tempat, melainkan di jamban atau kakus.

“Penyerahan sertifikat Desa ODF ini dalam rangkaian Deklarasi Desa ODF Tahun 2017 di Pamekasan,” katanya, Senin (4/12/2017).

Penyerahan sertifikat penghargaan itu diberikan kepada dua kepala Puskesmas yang dilakukan di halaman Kantor Bupati Pamekasan. Yakni, Kepala Puskesmas Pegantenan, Sri Suharnik dan Kapuskesmas Proppo, Hj. Zaitun Ernawati.

“Selamat. Terus pelihara dan tingkatkan prestasi ibu,” tambah Khalil sambil memberikan Sertifikat Desa ODF itu.

“Siap Pak. Terima kasih Pak,” timpal kedua Kapuskesmas itu.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menargetkan kabupaten berslogan Gerbang Salam itu menjadi kabupaten ODF pada akhir tahun 2018 mendatang.

“Kita semua harus memiliki tekad yang sama untuk menjadikan Pamekasan sebagai kabupaten ODF, sekaligus menghapus istilah orang Madura pemilik WC terpanjang di dunia,” tegas Khalil.

Dengan begitu, pada awal tahun 2019 nanti Kabupaten Pamekasan tercatat sebagai kabupaten pertama di Pulau Madura yang meraih penghargaan Kabupaten ODF.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.