Bupati Sampang Fadhilah Budiono berpose bersama mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD di kantor Pemkab Sampang, Senin (4/12/2017). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Bupati Sampang Fadhilah Budiono, mengungkapkan kedatangan Mahfud MD ke kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang memberikan informasi bahwa wilayahnya dipilih untuk pembahasan dalam menyelesaikan toleransi keagamaan seperti konflik Sara yang pernah terjadi di Sampang, Madura, Jawa Timur, Senin (4/12/2017).

“Beri tahu ke saya tadi kalau besok ini akan ada rombongan sebanyak lima orang, empat di antaranya berasal dari Jogjakarta ke Pemkab Sampang soal toleransi keagamaan,” ucap Fadhilah, Senin (4/12/2017).

Pantuan mediamadura.com, pukul 12.45 WIB mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu tiba di kantor Pemkab Sampang. Pertemuannya secara tertutup di ruang kerja Bupati Sampang lantai II di Jalan Jamaludin.

Fadhilah menyampaikan, dasar pembahasan itu karena munculnya wahabi di wilayah Jogjakarta, yakni terbentuknya Majelis Tafsir Alquran (MTA). Untuk itu, Sampang menjadi tuan rumah pembahasan tersebut dalam menjaga kondusifitas konflik Sara.

Sementara itu, Mahfud MD menjelaskan kedatangannya ke Sampang ingin mengetahui bagaimana Kota Bahari menyelesaikan situasi seperti yang terjadi di Jogjakarta terkait toleransi keagamaan.

“Karena di Jogjakarta dianggap mulai ada gejala yang kurang bagus bagi toleransi keberagamaan sehingga kita ingin melihat bagaimana Sampang dulu menangani itu, soal materinya besok, kita akan belajar kesini,” singkat pakar hukum tata negara itu.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.