Kota Sumenep Sempat Dikepung Banjir, Warga Menduga Disebabkan Hal Ini

Sumenep, (Media Madura) – Kondisi Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur kini sangat memperihatinkan, terlebih saat musim hujan datang. 

Bagaiman tidak, hanya dengan diguyur  hujan lebat tidak sampai dalam satu jam saja, Kota yang punya julukan Sumekar ini digenangi air dari berbagai penjuru.

Informasi yang dihimpun mediamadura.com, banjir nyaris merendam semua ruas jalan di Sumenep, seperti di Jalan Trunojoyo, Jalan Wahid Hasyim, dan Jalan Teuku Umar.

- Advertisement -

Lalu di Jalan Hos Cokroaminoto, Jalan KH Agussalam, Jalan Adirasa dan sejumlah jalan lainnya di Sumenep termasuk jalan depan Kantor Inspektorat dan PU Cipta Karya.

“Banjir saat ini paling oarah bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tidak tahu kenapa, padahal drainasenya sudah banyak yang diperlebar,” kata seorang warga, Nur Aini yang sedang berteduh di depan toko di Jalan Raya Bangkal, Sabtu (15/11/2017).

Akibat genangan air yang melanda kota Sumenep, banyak kendaraan speeri sepeda motor serta mobil yang mogok, terutama jenis mobil sedan.

“Kendaraan banyak macet bahkan ada roda bannya masuk ke galian kabel di pinggir jalan. Selain itu, banyak rumah yang digenangi air, termasuk Rumah Sakit katanya,” tuturnya.

Sementara warga yang lain, Suryadi menyatakan, terkait banjir ini yang mengepung sebagian jalan protokol kemungkinan terjadi karena semakin menyempitnya lahan hijau yang beralih fungsi jadi perumahan.

“Itu lahan perumahan (daerah Kolor) yang dibangun perumahan dan pertokoan kan lahan persawahan, ketika dibangun semua ya mampet airnya lalu banjir,” katanya menuturkan.

Ia pun menaruh kecurigaan yang cukup besar terhadap penyebab banjir yang nyaris merata, bahwa semua disebabkan tata kelola kota yang tidak benar, salah satunya semakin menjamurnya perumahan yang tidak tepat.

“Ketika Sumenep dikepung banjir seperti ini, lagi-lagi warga kecil yang dibikin resah,” tegasnya menambahkan.

Reporter : Rosy
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.