Madura United Mencari Pemain Putra Daerah yang Siap Tanding

Skuad Madura United di Liga 1 2017

Pamekasan, (Media Madura) – Presiden Madura United, Achsanul Qosasi tidak pernah menyerah memberikan semangat dan kesempatan kepada pemain putra daerah Madura agar bisa tampil di kompetisi tertinggi Indonesia.

Bahkan, untuk memberikan wadah kepada mereka manajemen klub menggagas beberapa program, di antaranya program magang pemain dan yang terbaru program Madura Memanggil.

Tujuan adanya program tersebut, agar pemain putra daerah dapat juga merasakan atmosfer Liga 1, utamanya untuk musim depan. Kendati demikian, terlebih dulu mereka harus menjalani tahapan seleksi untuk menjadi bagian dari skuad Laskar Sape Kerrab.

“Ujian pertama untuk mengetahui komitmennya adalah melalui proses seleksi. Tahapan tersebut adalah tahapan biasa, dan jika nantinya diterima, bukan berarti sudah selesai tugasnya. Justru bebannya makin besar karena harus membuktikan bisa masuk dalam skema main pelatih,” katanya.

AQ sapaan akrab Achsanul Qosasi mengungkapkan, hingga kini belum ditemukan pemain putra daerah muncul di Liga 1. Sehingga, hal itu menjadi perhatiannnya.

Namun yang menjadi catatan bagi AQ, bahwa pemain putra daerah selama menjalani program magang tidak sungguh-sungguh. Akibatnya, mereka tidak masuk dalam skema main tim pelatih.

“Selama ini, saat menjalankan progra magang, laporan tim pelatih menyampaikan bahwa pemain putera daerah sebatas menjalankan program latihan yang diberikan pelatih. Sangat jarang mereka mempersiapkan diri agar bisa dipilih oleh pelatih dalam skema main,” ungkap AQ.

“Program Madura Memanggil, tujuannya adalah mencari pemain putera daerah yang siap tanding bukan hanya siap mengikuti latihan,” pungkas AQ.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.