Sejumlah Rumah Kos di Pamekasan Sering Dijadikan Tempat Mesum

Pamekasan, (Media Madura) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur sering mendapat laporan dari warga terkait adanya rumah kos yang dijadikan tempat mesum.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Ismail. Kini pihaknya mengantongi sejumlah laporan rumah kos tidak berizin yang diduga dijadikan tempat mesum oleh penghuninya.

“Laporan sudah banyak, bukan hanya ke saya tapi ke teman-teman yang lain,” katanya, Senin (6/11/2017).

Dengan demikian, Politikus Muda Partai Demokrat itu meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk bertindak tegas terhadap sejumlah rumah kos yang melanggar regulasi.

“Kita harus tegas, ditutup biar Perbup dan Perda itu berfungsi,” tegas Ismail.

Mantan Aktifis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu lebih lanjut menjelaskan, dalam Perda dan Perbup diatur tentang penghuni kos, salah satunya adalah melarang dalam satu kamar ditempati laki-laki dan perempuan yang bukan suami istri.

“Terkait dengan rumah kos yang dijadikan tempat mesum, bukan hanya pelakunya saja yang disanksi. Ya dicabut saja izinnya, bukti seperti kemarin yang ditangkap Satpol PP ada dua cewek dan cowok mesum dalam kamarnya,” tegas Ismail.

Bahkan ia berjanji dalam waktu dekat akan memanggil penegak perda tersebut untuk menyatukan pandangan terkait sanksi yang seharusnya diberikan kepada pemilik ataupun penghuni rumah kos nakal.

Sementara Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan Moh Hasanurrahman mengatakan, institusinya sudah maksimal melakukan pengawasan dan penindakan terhadap beberapa rumah kos tak berizin.

“Tentu penegakan perda sudah menjadi kewenangan kami, dan kami pasti bertindak jika ditemukan melakukan pelanggaran,” katanya.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.