Pelatih Barito Putera, Jecksen F Tiago dan Mohammad Rifki menghadiri konferensi pers sebelum pertandingan di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (4/11/2017).

Pamekasan, (Media Madura) – Barito Putera menegaskan kesiapannya menghadapi tuan rumah Madura United dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Minggu (5/11/2017).

Laskar Antasari datang dengan penuh percaya diri tinggi ke Pulau Garam. Mereka juga punya catatan baik kala bersua Laskar Sape Kerrab. Di leg pertama Madura United berhasil ditahan imbang. Padahal, kala itu, Madura United sudah unggul 2-1 di markas Barito.

Peluang Barito untuk memenangkan laga nanti juga masih terbuka lebar karena Barito tidak pernah kalah dalam 8 pertandingan terakhir. Apalagi, Barito saat ini mempunyai julukan baru, yaitu sebagai ‘pembunuh’ calon juara Liga 1 2017.

Tak pelak, jika ambisi Barito diteruskan kepada Madura dalam duel Minggu besok. Bahkan, ambisi Barito untuk menjegal Madura United menjadi juara pun sudah didengungkan Mohammad Rifki, salah satu pemain Barito Putera.

“Untuk persiapan kami, saya rasa kami sangat percaya diri untuk pertandingan besok, karena di luar itu kami juga ingin menjegal salah satu calon juara. Tapi di luar itu kami sudah menpersiapkan dengan baik,” kata Mohammad Rifki.

Rifki mengakui, dirinya dan rekan setimnya tinggal mengikuti instruksi pelatih untuk memuluskan ambisinya, meskipun harus bermain di kandang Madura United.

“Mungkin kami hanya perlu menjalankan tugas pelatih, dan yang pasti kami tidak ingin melakukan kekalahan-kesalahan, karena itu yang paling banyak kami lakukan selama main di away. Dan ini kali tiga main di Jawa Timur, mudah-mudahan kami mendapat poin di sini,” jelasnya.

Rahasia menjegal calon juara juga dibeberkan Rifki. Sebelum bertanding, pemain Barito menganalisa kekuatan sang calon lawan. Hasilnya pun sesuai harapan. Persipura Jayapura, Bhayangkara FC, Bali United, dan PSM Makassar adalah korban Laskar Antasari.

“Itu membuat kami semakin mudah untuk mengatasi serangan-serangan mereka atau bagaimana kami mencetak gol. Yang kedua, motivasi dari kami. Kami memang bukan calon juara, tapi kami ingin membuktikan kalau kami bisa bersaing dengan mereka. Tidak perlu kami harus peringkat atas,” ungkapnya.

Sementara Pelatih Barito Putera, Jecksen F Tiago berharap timnya mampu tampil dengan performa terbaiknya melawan Madura United, guna meraih hasil positif. Sebab, dia mengaku puas dengan persiapan timnya jelang laga.

“Semoga dengan persiapan selama ini, kita bisa dapat hasil yang terbaik di Madura,” ulasnya.

Madura United akan bertindak sebagai tuan rumah tanpa penonton. Namun, menurut Jecksen F Tiago, kondisi itu tidak lantas dinilai bisa menguntungkan timnya. Justru katanya, pertadingan kurang meriah tanpa kehadiran penonton.

“Yang jelas setiap pertandingan kita berharap suasana di stadion selalu ramai ya. Saya rasa tim manapun kalau bertanding tanpa suporter pasti merasakan sepi ya. Saya rasa tidak ada keuntungan sama sekali,” tegas Jecksen F Tiago.

Lanjut Jecksen F Tiago, meski Madura United tidak didukung langsung publik sendiri, dirinya tetap menaruh perhatian terhadap kekuatan anak asuh Gomes De Oliviera. Menurut Jecksen F Tiago, Madura United ada atau tanpa dukungan suporter layak diwaspadai.

“Saya sampaikan kepada pemain dalam pertandingan away bahwa suporter tidak mungkin masuk lapangan untuk cetak gol, sehingga kita harus waspadai pemain yang ada di lapangan,” ucapnya.

“Kita mempersiapkn diri untuk menghadapi tim Madura dari kiper sampai pemain depan, termasuk pemain cadangan, karena segala kemungkinan besar akan terjadi,” sambungnya.

“Dan, selama ini Madura sudah membuktikan bahwa semua pemain mempunyai kemampuan untuk cetak gol. Fabiano bisa, Fachrudin bisa, Slamet Nurcahyo bisa, Greg bisa, Peter bisa, Thiago bisa, Bayu dan semua pemain Madura kita harus waspadai dan timnya kita memberikan perhatian lebih,” pungkasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.