Dok/MM: Polisi menunjukkan hasil tangkapan sabu seberat 9 kilogram, Jumat (25/8/2017). (Ryan Hariyanto/MM)

Pamekasan, (Media Madura) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di seluruh Jawa Timur sudah tidak mampu menampung atau over kapasitas. Hal itu menyusul membeludaknya narapidana (Napi) dari berbagai kasus. 60 persen diantaranya napi kasus narkoba.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Timur, Giri Purbadi mengatakan, napi dari berbagai lapas di Jatim dihuni oleh sekitar 24.500 lebih warga binaan.

“Warga binaan dari berbagai kasus sudah sekitar 24 ribu dan itu sudah melampaui batas,” katanya saat menghadiri Lepas Sambut Kalapas di Pamekasan, Senin (23/10/2017).

Mantan Kalapas Suka Miskin ini menambahkan, dari jumlah keseluruhan napi di Jawa Timur, tercatat sebanyak 60 persen adalah kasus penyalahgunaan narkoba.

“Dengan begitu dari sekian Lapas yang ada saat ini hanya bisa menampung sebanyak 8.700 napi, tetapi faktanya sekarang sudah melebihi kapasitas,” tambahnya.

“Dengan kondisi sulit seperti ini, kami berharap kerja sama dengan kepolisian dan komitmen pegawai kita untuk mengurangi berbagai kasus utamanya narkoba ini,” sambungnya.

Dia meyakini, apabila kerja sama berjalan baik dengan pihak kepolisian, maka peredaran narkoba dipastikan terus berkurang. Tentu, dengan tidak harus saling menyalahkan dalam pemberantasan barang haram tersebut.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.