Lokasi proyek gorong-gorong Jalan Wijaya Kusuma Sampang inilah akan dijadikan arena road race balap motor Dandim Cup 2017, Jumat (13/10/2017) pukul 13.30 WIB. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Proyek gorong-gorong di Jalan Wijaya Kusuma Kota Sampang belum selesai. Lumpur yang teronggok masih belum dibersihkan. Selain itu, lubang menganga setelah pemasangan box culvert juga dibiarkan begitu saja tanpa pagar atau garis pembatas sebagai tanda.

Namun, meski begitu lokasi galian proyek gorong-gorong tersebut bakal dijadikan arena kejuaraan daerah (Kejurda) balap motor Jawa Timur 2017 memperebutkan piala Dandim Cup memperingati hari jadi TNI ke-72 yang akan digelar pada Minggu 15 Oktober 2017 besok.

Pantuan mediamadura.com, Jumat (13/10/2017) siang, sejumlah personil dari Kodim 0828 Sampang survei lokasi di sekitar arena road race Jalan Wijaya Kusuma. Mereka mempersiapkan pengamanan dibeberapa titik lapangan. Itu pertanda laga balap motor akan digelar.

Padahal, bahan material proyek itu masih tertumpuk di pinggir jalan sehingga berpotensi mengancam keselamatan peserta balap motor maupun penonton. Bisa jadi, terperosok ke dalam lubang galian proyek meski arena sirkuit terpasang pagar brikade. Mengingat, lokasi proyek dijadikan tribun penonton. Belum lagi desak-desakan antar penonton seperti kejadian sebelumnya.

Menanggapi kondisi ini, Ketua Panitia Teknis Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jatim Kordinator Sampang Nanang Novianto, mengklaim sirkuit alun-alun Wijaya Sampang masih aman dijadikan arena balap motor meski pengerjaan proyek gorong-gorong dilokasi tersebut belum selesai.

“Sudah di survei lokasi sama tim, sementara masih aman kok,” kata Nanang, Jumat (13/10/2017).

Dirinya yakin kegiatan saat ini lebih steril. Sebab, pihaknya mengevaluasi dari kegiatan sebelumnya akibat membludaknya penonton karena road race yang berpotensi memakan korban jiwa. “Sekarang lebih steril akan dijaga langsung di setiap titik karena tanggungjawab penuh anggota TNI,” jelasnya.

Sementara, Dandim 0828 Sampang Letkol Inf Indrama Bodi, juga mengklaim aman karena sudah dilakukan survei lokasi. Nantinya pengamanan dilakukan setiap titik sirkuit akan dijaga minimal lima personil hal ini tergantung situasi dan kondisi lapangan.

“Kita evaluasi dari road race yang kemarin, sekarang pasti bisa diatur penontonnya dan tidak masalah ada proyek gorong-gorong,” tandasnya dibalik telepone.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan