Aksi warga memprotes infrastruktur jalan, Kamis (12/10/2017). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Puluhan warga di Desa Sejati, Desa Batu Karang, dan Desa Plampaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang di sepanjang jalan karena merasa kesal.

Aksi itu mendapat pengamanan langsung kepolisian setempat. Dua kompi diterjunkan ke lokasi. Warga protes karena pemerintah dinilai acuh terhadap rusaknya infrastruktur jalan di desa tersebut selama lebih tujuh tahun.

“Penanaman pohon pisang di sepanjang jalan tiga kilometer ini bentuk kecewa masyarakat ke pemerintah yang telah membiarkan infrastruktur jalan tetap rusak,” kata koordinator aksi Buradi, Kamis (12/10/2017) pagi.

Tak hanya itu, warga membentangkan kecaman protes berisi kritikan di selembaran poster. Mereka menginginkan jalan penghuhung antar desa untuk diperbaiki. Apalagi di lokasi tersebut kerap terjadi kecelakaan hingga menelan korban jiwa.

“Setiap bulan sampai lima orang jadi korban kecelakaan saat melintas di lokasi ini,” ungkapnya.

Terpisah, Bupati Sampang Fadhilah Budiono yang langsung meninjau aksi tersebut mengatakan bahwa jalan tersebut seringkali dilintasi oleh kendaraan berat, sehingga jalan mudah rusak.
Ia berjanji jalan itu akan diperbaiki dengan cara memberi beton jalan dan dianggarkan melalui Bantuan Keuangan (BK) tahun anggaran 2018 mendatang.

“Jalan ini memang tidak bisa menahan beban kendaraan yang berat, saya pernah lewat sini memang sering dilintasi kendaraan dump truk,” tandasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan