Pamekasan, (Media Madura) – Kacetan arus lalulintas di Blega, Kabupaten Bangkalan akibat adanya proyek pembangunan jembatan masih terus berlanjut dan belum diketahui sampai kapan berakhirnya.

Kemacetan di jalan tersebut bahkan hingga puluhan kilo meter dan membuat pengguna jalan terjebak hingga 5 sampai 6 jam di lokasi tersebut pada jam-jam tertentu.

Salah satu penngguna jalan, Moh Hasan menuturkan, pihaknya sangat kecewa dengan kemacetan di jalan nasional tersebut yang berlangaung berjam-jam.

“Seharusnya sistem buka tutup berjalan dengan baik jika opertor dan kontraktor yang mengerjakan proyek ini serius, cuma kenyataannya ini kemacetannya sangat panjang,” katanya kepada mediamadura.com. Minggu (08/10/2017) pagi.

Dikatakan, ia telah terjebak dalam kemacetan berjam-jam, apalagi kondisi tersebut diperparah oleh banyaknya mobil yang tidak ikut mengantri dan menerobos hingga menutup jalur lalulintas dari arah berlawanan.

“Kami sangat kecewa dengan kemacetan ini, pekerjaan kami jadi terbengkalai,” kata pria yang mengaku mengantarkan barang ke Pamekasan ini.

Sementara itu pengendara lainnya, Mukri menuturkan, pengerjaan proyek di Madura tidak hanya di Blega, tetapi di sejumlah tempat juga sedang ada pengerjaan proyek perbaikan jembatan, seperti di Branta ,Ambat, Kramat Kabupaten Pamekasan dan jalan Sejati Sampang, tetapi sistem buka tutup berjalan dengan baik sehingga kemacetan tidak terlalu panjang.

“Lalu apa yang membedakan dengan tiga proyek jembatan lainnya, kenapa di Blega ini macetnya sampai berjam-jam sementara di proyek lain tidak macet,” keluhnya.

Berdasarkan pantauan Media Madura (mediamadura.com) di lokasi pada Minggu (08/10/2017) dini hari tadi aekitar pukul 00.40 WIB, kemacetan mengular hingga puluhan kilo, baik dari arah Surabaya menuju kota Sampang maupun arah sebaliknya, kondisi tersebut diperparah dengan banyaknya pengendara yang menerobos antrean, apalagi tidak ada petugas kepolisian yang mengatur kendaraan.

Hingga berita ini dimuat, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, baik dari kepolisian maupun kontraktot terkait penyebab mengularnya antrean yang sudah berlangsung sejak bulan lalu tersebut dan kapan akan berakhir. Tetapi berdasarkan aturan kontrak proyek konstruksi jembatan, setidaknya kondisi ini masih akan terjadi dalam 5 bulan kedepan.

Reporter : Ist
Editor : Ahmadi

Tinggalkan Balasan