Pamekasan, (Media Madura) – Harga Garam rakyat di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengalami penurunan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perikanan Pamekasan Nurul Widiastuti, menurutnya, saat ini harga garam memang tidak semahal tiga bulan lalu yang mencapai Rp 5 ribu per kilogram.

“Garam sudah turun dan berangsur membaik,” katanya, Sabtu (7/10/2017).

Meaki mengalami penurunan, harga garam tersebut masih cukup mahal. Untuk garam kwalitas (KW) 1 harganya sekitar Rp 2 ribu perkilogram. Namun PT Garam memberikan harga kw-1 ke petambak garam Rp 1.950 per kg.

“Tapi petambak mintanya Rp 2 ribu perkilogram,” tambahnya.

Pihaknya, sudah melakukan pengisian gudang garam di Desa Montok, Kecamatan Larangan. Garam-garam itu dibeli dari petani sesuai harga yang ditetapkan oleh PT Garam. Salah satu tujuannya, agar garam milik petani tidak dihargai murah oleh pengusaha-pengusaha swasta.

“Peran kami untuk mensejahterakan petani garam.bahkan kami kan memberikan bantuan geomembran.Otomatis kami punya tanggung jawab mencarikan harga garam yang sebaik-baiknya,” tegas dia.

Meski sudah menyediakan gudang, instansinya tidak memaksa petani untuk menjual garamnya ke pemerintah. Selagi ada harga yang lebih ideal, pihaknya mempersilakan petani menjual garam ke perusahaan lain.

Reporter: Rifqi
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan