Syamsul Arifin, saat menunjukkan uang logam kuning Rp 500

Pamekasan, (Media Madura) – Masyarakat Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur diresahkan dengan maraknya isu mata uang logam kuningan pecahan Rp 500 sudah tidak berlaku.

Syamsul Arifin, warga Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu mengatakan, dirinya mengetahui uang logam kuningan itu sudah tidak berlaku, setelah ia memberi uang jajan pada anaknya, tahu-tahu anaknya menolak dengan alasan tidak berlaku.

“Waktu saya menyodorkan uang logam kuningan 5 ratusan ke anak saya ditolak, ketika ditanya sudah tidak berlaku,” katanya, Rabu (4/10/2017).

Sementara uang logam berbahan baku lainnya (Putih) masih diterima, pihaknya resah dengan info yang tidak benar itu, apalagi belum ada pengumuman resmi jika uang logam kuningan senilai Rp 500 tersebut belum ditarik dari peredaran.

“Ini meresahkan, ada tetangga saya yang punya sampai satu plastik, malah juga pedagang di pasar-pasar juga tak mau menerima kan repot,” keluh Syamsul.

Hal senada disampaikan Ahmad Nasir, pedagang pentol keliling itu sudah lama tidak menerima uang logam kuningan Rp 500 itu, pasalnya di tempat lain juga sudah tidak menerimanya.

“Saya terpaksa tak menerima uang logam itu, karena beberapa hari yang lalu, uang saya juga ditolak oleh pedagang saat kulakan,” paparnya.

Nasir menambahkan, tidak tahu sebabnya warga menilai uang warna emas itu dinyatakan tidak berlaku, padahal tidak ada informasi yang menyatakan uang itu ditarik dari peredaran.

“Padahal saya lihat TV tidak ada berita itu, apa hanya disini yang tidak berlaku,” tambah Nasir pedagang pentol yang biasa mangkal di Jalan Kabupaten itu.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan