Suporter Madura United di SGRP Pamekasan (Dok/MM)

Pamekasan, (Media Madura) – Kemenangan atas Sriwijaya FC harus dibayar mahal oleh Madura United. Bukan karena ada pemain Laskar Sape Kerrab yang cedera, melainkan mereka harus membayar denda atas sanksi yang dijatuhkan oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Berdasarkan surat Komdis PSSI tertanggal 29 September 2017 bernomor 96/L1/SK/KD-PSSI/IX/2017.

Versi Komdis PSSI, sanksi tersebut dijatuhkan karena tingkah laku buruk suporter pada pertandingan lanjutan Liga 1 yang berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Jumat (22/9/2017) lalu.

Adapun fakta dan pertimbangan hukum menurut isi surat Komdis PSSI,
bahwa pada tanggal 22 September 2017 bertempat di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan telah berlangsung pertandingan Liga 1 2017 antara Madura United vs Sriwijaya FC, dimana suporter Madura United terbukti melakukan pelemparan kemasan botol mineral ke arah lapangan dan diperkuat bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin.

Merujuk kepada pasal 65 jo. pasal 66 ayat (1) jo. pasal 40 ayat (1) Kode Disiplin PSSI, Madura United didenda sebesar Rp 1.101.250.000 (seratus satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) karena telah terjadi terhadap pasal 65 jo. pasal 66 ayat (1) Kode Disiplin PSSI.

“Denda wajib dibayar selambat-lambatnya 14 hari setelah diterimanya keputusan ini oleh Madura United,” tulisnya lagi,” tulis surat tersebut.

“Pengulangan terhadap pelanggaran di atas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat,” tulisnya lagi.

Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari pihak Manajemen Madura United terkait denda Komdis PSSI ini.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan