Sumenep, 12/9 (Media Madura) – Rahmat Saleh (68) hanya tersenyum saat beberapa wartawan tiba-tiba datang ke rumahnya di Desa Kolor Kcamatan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (11/9/2017).

Sejak beberapa hari terakhir, Rahmat Saleh memang tengah jadi buah bibir kalangan warganet karena kemurahan hatinya yang mewakafkan salah satu harta berharganya.

Ya, kakek 11 cucu itu dikabarkan rela mewakafkan sebidang tanah seluas 453 m² yang terletak di RT 03 RW 02 l, Desa Kolor untuk pembangunan Masjid di daerah tersebut.

Ditemui di rumahnya, Rahmat mengaku, bahwa tanah atas nama dirinya itu diwakafkan semata-mata berangkat dari kesadaran dan rasa ikhlasnya untuk bisa dimanfaatkan oleh banyak orang.

“Iya, saya hibahkan tanah ini untuk kepentingan ibadah dan saya ikhlas semata-mata karena Allah, untuk kepentingan ibadah kepada Allah, bukan niat yang lain,” ucap Rahmat, Selasa (12/9/2017).

Hebatnya, pekerjaan Rahmat sehari-harinya ternyata hanyalah seorang tukang becak. “Pekerjaan saya ya hanya tukang becak mas, sejak saya usia 26 tahun hingga sekarang, saya sudah berusi 68 tahun” tuturnya.

Dia mengungkapkan, keputusan dirinya mewakafkan sebidang tanah tersebut sudah berdasarkan keikhlasan bersama, antara dirinya, keluarganya, saudaranya dan anak-anaknya.

“Anak saya lima orang, sudah berkeluarga semua, dan Alhamdulillah mereka juga mengikhlaskan tanah kami diamalkan untuk kepentingan umum,” ungkapnya.

Saat ini, tanah yang ditaksir seharga Rp 700 juta itu sudah dibangun masjid seluas 225 m² serta sudah dikelola oleh H Anwar yang tidak lain takmir di masjid tersebut.

Tidak sampai disitu, setelah melakukan sesuatu yang tidak semua bisa itu, Rahmat mengaku masih punya niatan lain, yaitu ingin menghibahkan tanahnya yang lain untuk tempat pemakaman umum.

“Keinginan saya tinggal satu lagi, yaitu untuk mewakafkan tanah untuk pemakaman umum, mudahan-mudahan di sisa umur masih dapat melaksanakan,” tandasnya.

Reporter : Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan