Pamekasan, 11/8 (Media Madura) – Ada tambahan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang batal menunaikan ibadah haji ke tanah suci tahun 2017 ini. Dari sebelumnya dua orang kini bertambah menjadi 3 orang.

Dikatakan oleh Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan, Afandi, sebelumnya tercatat dua JCH batal melaksanakan rukun Islam kelima dikarenakan meninggal dunia.

Mereka adalah, Damaryo warga Desa Tattangoh Kecamatan Proppo dan Fathorrahman warga Kelurahan Lawangan Daya Kecamatan Pademawu, mereka gagal berangkat karena meninggal dunia. Lalu Nur Imamah warga Desa Plakpak Kecamatan Pegantenan karena sedang hamil tua.

“Itu halangan yang tidak bisa diwakilkan, ya jumlah yang mau berangkat berkurang ketimbang dari sebelumnya,” terang Afandi.

Mestinya tambah Afandi, jika tidak ada halangan, Nur Imamah dan almarhum Demaryo tergabung di kloter 60 dan almarhum Fathorrahman di kloter 61.

JCH Pamekasan tergabung di tiga kloter, yaitu kloter 58, 60, dan 61 dengan jumlah JCH 963 namun karena tiga gagal menjadi 960.

“JCH kloter 58 akan berangkat duluan yaitu Rabu 16 Agustus 2017, bergabung dengan JCH dari Sumenep dan Sampang dalam satu kloter, Kalau kloter 60 dan 61, semuanya berisi jemaah dari Pamekasan, yang rencananya akan berangkat ke Surabaya pada Kamis 17 Agustus 2017, dari depan Mesjid Agung Asy-Syuhada,” ucapnya

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan