Sumenep, 7/8 (Media Madura) – Dalam tiga pekan terakhir, harga cabai di dua pasar tradisional di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus mengalami penurunan harga. Pantauan harga dilakukan di Pasar Anom dan Pasar Bangkal Kecamatan Kota. 

Pekan ini, untuk cabai kecil biasa dari Rp 30 ribu per kg turun menjadi Rp 25 ribu, dan harga cabai merah besar dari Rp 13 ribu menjadi Rp 12 ribu.

“Ini sudah pekan ke sekian harga cabai mengalami penurunan harga, untuk cabai kecil biasa ada penurunan Rp 5 ribu dan cabai merah besar terjadi penurunan Rp 1 ribu per kg,” terang Kabid Perdagangan Disperindag Sumenep, Sukaris dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/8/2017).

Sukaris menerangkan, salah satu penyebab merosotnya harga cabai karena saat ini cabai sudah memasuki musim panen, sehingga stok cabai relatif banyak dan mengakibatkan terjadinya penurunan harga.

“Ya, sesuai hukum pasar, kalau stok melimpah pasti harga akan lebih murah,” sambungnya.

Selain cabai, Disperindag juga mencatat sebagian komoditas juga mengalami penurunan harga diantaranya bawang merah, semula Rp 22 ribu per kg, menjadi Rp 20 ribu, dan kentang semula Rp 14 ribu per kg menjadi Rp 13 ribu.

Sementara komoditas lainnya, jelas Sukaris terpantau stabil seperti beras jenis Ir 64 medium Rp 9.500, ir desa Rp 8.500, gula pasir dalam negeri Rp 12.500, minyak goreng curah Rp 12 ribu, daging sapi murni Rp 110 ribu, daging ayam Rp 30 ribu.

“Daging ayam kampung Rp 80 ribu, telur ayam ras Rp 21 ribu, telur ayam kampung Rp 38.400, bawang putih Rp 22 ribu, mentega curah Rp 21 ribu, kubis Rp 4 ribu, tomat Rp 6 ribu, wortel Rp 10 ribu, buncis Rp 6 ribu, dan kelapa Rp 7 ribu,” pungkasnya. 

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan