Pamekasan, 13/7 (Media Madura) – Pelatih Madura United, Gomes De Oliviera menyayangkan kekalahan tipis timnya dari Bhayangkara FC pada Kamis (13/7/2017) malam.

Bertanding di Stadion Patriot Bekasi dalam laga pekan ke-14 Liga 1, Laskar Sape Kerrab unggul lebih dahulu melalui Peter Odemwingie. Namun gol balasan Alsan Putra Masat Sanda dan Ilham Udin Armaiyn menutup paruh kedua. Skor 1-2 untuk kemenangan The Gurdian.

“Selamat untuk kemenangan Bhayangkara. Untuk Madura United akan perbaiki kesalahan tadi, kompetisi ini memang berat. Persaingan ketat sekali, semua tim punya kemampuan hampir sama,” ucap Gomes usai pertandingan.

Gomes membeberkan penyebab kekalahan timnya. Menurutnya, Fabiano Beltrame dan kawan-kawan sedikit hilang konsentrasi di babak kedua. Dinilainya, situasi itu menguntungkan Bhayangkara untuk membalikkan keadaan dan menang.

“Kita kurang konsentrasi, dan kita kurang merapat di daerah pertahanan. Sementara Bhayangkara tampil fight di babak kedua,” jelasnya.

Kekalahan ini, imbuh Gomes, juga tidak lepas dari timnya yang kurang tenang dalam melakukan penyelesaian akhir. Padahal, ia merasa, timnya sudah bermain dengan sangat baik selama laga bergulir.

“Finishing touch di babak kedua masih bermasalah. Beberapa peluang terjadi. Kalau kita lebih sabar, mungkin kita dapat kemenangan ini,” ujar Gomes.

Kekalahan ini membuat hasil-hasil laga di luar kandang Madura United semakin buruk. Sebelumnya, mereka kalah dari Borneo FC dengan skor telak.

“Memang sulit (bermain) di luar kandang, harus bekerja keras untuk dapatkan poin,” papar pelatih asal Brasil tersebut.

Sementara itu, pemain Madura United, Guntur Ariyadi, menganggap kekalahan ini karena timnya tengah dijauhi keberuntungan.

“Kita sudah (bermain) maksimal, tapi kita memang masih belum dikasih rezeki. Kita harus lebih maksimal lagi ke depannya,” pungkas Guntur.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan