Sampang, 7/6 (Media Madura) – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Sampang tengah menyelesaikan sejumlah kasus dugaan korupsi yang melibatkan 21 PNS di lingkungan Pemkab Sampang dalam operasi tangkap tangan (OTT) tim saber pungli. Perkara itu akan diselesaikan secara bertahap.

“Penanganan OTT tim saber pungli semua ada target waktu tahap per tahap, mulai dari kasus pertama masih berjalan dan tidak ada istilah proses hukum ditangani Polres Sampang yang mandek,” tegas Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar, Rabu (7/6/2017).

Tofik menuturkan, penanganan kasus-kasus tersebut membutuhkan waktu untuk melengkapi bukti dan dokumen penyidikan. Sebab, kasus korupsi bukan kejahatan konvensional yang menonjol.

Oleh karena itu, hal tidak mungkin penyidik bisa bermain-main dalam penanganan hukum. Karena selama ini Inspektorat Pengawasan Daerah dan Inspektorat Pengawasan Umum Mabes Polri yang ikut memantau kinerja Polres Sampang.

Diakuinya, untuk penyidikan kasus korupsi yang melibatkan 11 PNS terkait perizinan minimarket masih membutuhkan keterangan tambahan dan akan dikoordinasikan kembali kepada Kejaksaan Negeri setempat.

“Saya sebagai Kapolres Sampang selalu siap bersedia untuk dikroscek dan dipertanyakan sampai sejauh mana proses hukum OTT, tidak akan tertutup dan tetap terbuka kepada publik,” ungkapnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan